| Makanan untuk Penderita Kanker Paru-paru |
Selain dengan pengobatan, penderita kanker paru-paru juga perlu mempertimbangkan makanan yang dapat mendukung proses pengobatan. Seperti yang kita ketahui, kanker paru-paru ini cukup berbahaya dan harus dilakukan penanganan khusus agar penderita bisa cepat pulih.
Lalu, makanan apa saja yang baik dikonsumsi oleh penderita kanker paru-paru?
1. Pir dan apel
Orang yang makan setidaknya satu buah pir per hari bisa mengurangi risiko kanker. Buah pir dan apel mengandung senyawa phloretin yang merupakan senyawa aktif anti kanker. Senyawa phloretin dapat membantu meningkatkan efektivitas cisplastine, yaitu obat kemoterapi yang sering digunakan untuk kanker paru-paru. Selain itu, phloretin juga dapat membantu mengurangi fibrosis paru dari terapi radiasi.
2. Teh hijau
Dulu, teh adalah minuman tradisional China yang memiliki banyak manfaat berkat antioksidan polifenol dan flavonoid yang sangat kuat. Banyak penelitian yang menunjukan bahwa teh hijau memiliki potensi untuk mencegah kanker paru-paru dan bermanfaat bagi kesehatan penderita kanker paru-paru yang sedang dalam pengobatan.
Theaflavin dan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dalam teh hijau memiliki potensi untuk meningkatkan efek cisplastine, yang merupakan obat kemoterapi kanker paru-paru. Namun, penting untuk dicatat bahwa teh hijau mengandung kafein yang mungkin dapat membuat penderita mengalami insomnia.
3. Ikan salmon
Ikan salmon dianggap makanan paling bergizi karena selain mengandung asam lemak omega-3, ia juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan sangat tertarik dan meneliti vitamin D, menunjukkan bahwa diet kaya vitamin D bermanfaat bagi penderita kanker paru-paru, yang menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru.
Vitamin D banyak ditemukan dalam lemak ikan terutama ikan salmon. Ikan salmon berada di urutan paling atas dalam daftar makanan sumber vitamin D. Kekurangan vitamin D juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius.
4. Jahe
Dalam Journal of Physiology, Pathophysiology and International Pharmacology, jahe memiliki potensi untuk mencegah banyak penyakit. Jahe juga mengandung antioksidan, anti radang, antibakteri dan bahkan anti kanker.
Jahe bermanfat dalam mengurangi mual yang disebabkan oleh efek samping kemoterapi dan juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan pasien kanker paru-paru. Jahe mengandung senyawa 6-shogaol, yang membantu mencegah perkembangan kanker paru-paru dengan bertindak pada invasi dan penyebaran tumor.
5. Kunyit
Kunyit terkenal mengandung senyawa kurkumin yang menghambat invasi sel kanker paru-paru. Kurkumin adalah antioksidan, antiinflamasi, dan imunogenik yang meningkatkan kematian sel kanker.
Penderita kanker paru-paru yang sedang dalam perawatan bisa mendapatkan banyak manfaat dari kurkumin seperti membantu meningkatkan efektivitas kemoterapi, terapi radiasi, cisplastin dalam menghancurkan sel kanker, mengurangi efek samping tarapi radiasi, mengurangi gejala rambut rontok, kesulitan makan, dan rasa sakit.
6. Buah Berry
Buah beri merupakan buah kecil dengan daging buah yang mengandung banyak air. Buah ini secara alami menghasilkan pigmen berwarna merah, biru, dan ungu yang disebut anthocyanin. Buah beri seperti blueberry, raspberry, goji beri kaya anthocyanidins.
Suatu anthocyanidin yang dikenal sebagai delphinidin memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker paru yang membawa mutasi EGFR. Suplemen makanan yang mengandung delphinidin membantu menekan pertumbuhan tumor, membatasi pembentukan pembuluh darah baru untuk memberi makan tumor, dan menstimulasi sel kanker.
Selain itu, anthocyanidins dalam buah beri juga berfungsi untuk mencegah pembekuan darah. Sebanyak 3-15% penderita kanker paru-paru memiliki pembekuan darah, yang meningkatkan risiko kematian. Sehingga berry dapat membantu mencegah kondisi ini sangat efektif.
8. Wortel
Wortel memiliki senyawa yang disebut asam klorogenik. Salah satu studimenunjukan bahwa asam klorogenik mampu menghambat pembentukan pembuluh darahbaru yang yang memasok darah, oksigen, dan nutrisi ke tumor. Beberapapengobatan kanker menargetkan proses ini sehingga sel-sel kanker tidakmendapatkan cukup darah untuk invasi sel kanker.
9. Jus anggur merah
Anggur merah mengandung resveratrol yaitu antioksidan kuat yang membantu melawan kanker dan menghambat enzim terkena kanker. Para ahli menekankan bahwa mengonsumsi anggur sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh dan membantu meningkatkan efektivitas pengobatan kanker.
Kanker paru-paru terkenal tingginya insiden kekambuhan kanker karena memiliki mekanisme resistensi terhadap pengobatan sendiri. Resveratrol memiliki manfaat besar dalam meningkatkan efektivitas obat kanker seperti Taxol (paclitaxel), Platinol (cisplatin) dan Iressa (gefitinib).
10. Tomat
Makan tomat setiap hari tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan, tetapi juga berkontribusi untuk mencegah banyak penyakit berbahaya seperti tekanan darah, penyakit jantung, dan kanker.
Tomat mengandung lycopene yang dapat mencegah kanker, menghambat pertumbuhan tumor, mempengaruhi pembelahan sel kanker paru-paru dan menghambat penyebaran tumor. Selain itu, lycopene juga memiliki aktivitas anti-peradangan yang dapat menekan pertumbuhan tumor.
11. Selada air
Para peneliti dari Universitas Southampton Inggris mengatakan bahwa para sukarelawan yang mengambil bagian dalam penelitian, mengonsumsi 80 gram selada air setiap hari, secara signifikan meningkatkan jumlah molekul anti-kanker dalam tubuh.
Selada air adalah sumber isothiocyanate yang baik. Isothiocyanates tidak hanya menghambat pembelahan sel kanker tetapi juga meningkatkan efektivitas membunuh sel-sel kanker paru oleh radiasi. Selain selada air, beberapa sayuran seperti kembang kol, atau sawi juga mengandung senyawa isothiocyanate ini.
12. Biji rami
Biji rami kaya akan mikronutrien, serat, mangan, vitamin B1 dan asam lemak esensial serta asam alfa-linolenat. Selain berguna untuk mengatasi sembelit, biji rami juga memiliki kemampuan untuk melawan kanker.
Biji rami adalah sumber lignan. Terapi radiasi untuk kanker paru memilikibanyak efek samping, termasuk efek samping jangka panjang dari fibrosis paru.Lignan berfungsi mencegah fibrosis paru-paru.