| Makan |
Diet sehat akan membantu tubuh kita tetap sehat dan penuh energi. Sementara kebiasaan buruk yang sering dianggap tidak berbahaya bisa menjadi faktor penyebab masalah kesehatan.
Bila anda sering mengalami masalah pencernaan seperti perut kembung, kram perut, nyeri perut, dsb, penyebabnya mungkin karena anda makan terlalu banyak atau aktif setelah makan. Selain itu, kondisi ini juga bisa berasal dari kebiasaan buruk lainnya yang sering dilakukan setelah selesai makan.
Untuk menambah wawasan anda, potretsehat.com kali ini akan menjelaskan beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya tidak boleh dilakukan setelah selesai makan agar terhindar dari masalah kesehatan.
Kebiasaan yang seharusnya tidak dilakukan setelah makan
Melonggarkan ikat pinggang
Beberapa orang memiliki kebiasaan melonggarkan ikat pinggang atau celana setelah selesai makan untuk membuat perut terasa lebih nyaman. Namun itu hanya bersifat sementara dan secara tidak sengaja hal tersebut juga dapat menyebabkan penurunan tekanan perut dan meningkatkan risiko terkena prolaps gastrointestinal.
Minum teh padat
Anda harus minum segelas air hangat setelah makan atau teh dengan air yang disaring daripada minum secangkir teh padat. Karena minum teh padat setelah makan akan mempengaruhi proses pencernaan makanan. Bila makanan tidak sepenuhnya dicerna, mereka akan mengendap dan menghambat proses pencernaan lambung. Secara khusus, teh hijau juga dapat mengganggu penyerapan zat besi sehingga bisa berisiko menyebabkan anemia jika anda mempertahankan kebiasaan ini setelah makan.
Mandi
Kebiasaan mandi setelah selesai makan bisa mengganggu proses pencernaan makanan di lambung. Suhu tubuh akan meningkat dan menyebabkan darah berkonsentrasi pada permukaan kulit, kaki, dan tangan, sehingga menyebabkan sirkulasi darah di perut terganggu. Hal ini dapat menyebabkan perut kembung dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.
Tidur
Setelah selesai makan, banyak orang melakukan kebiasaan tidur. Ketika tertidur, makanan tidak akan sepenuhnya dicerna. Pada saat yang sama, anda juga berisiko tinggi terkena refluks asam atau penyakit asam lambung. Oleh karena itu, setelah makan, anda harus menghabiskan waktu sekitar 2-3 jam duduk atau berjalan, yang penting tidak langsung tidur.
Jadi, apa yang sebaiknya dilakukan setelah selesai makan?
Duduk selama 15 menit
Setelah makan, Anda sebaiknya duduk dan beristirahat selama 15 menit dan minum segelas air hangat untuk membantu sistem pencernaan bekerja lebih stabil. Ini juga berkontribusi banyak untuk mencegah risiko penuaan dini dan mempertahankan masa muda Anda.
Menggosok perut
Menggosokan perut searah jarum jam setelah makan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di dalam perut, sehingga meningkatkan fungsi usus, perut, dan sistem pencernaan. Cara melakukannya, Anda bisa meletakkan tangan di atas perut, gosok dengan lembut searah jarum jam hingga terasa lebih rileks dan nyaman. Ini juga membantu untuk mengurangi perasaan kenyang setelah makan.
Mendengarkan musik
Mendengarkan musik dapat mengurangi stres/tekanan pada otak anda. Anda sebaiknya memutar musik yang lembut untuk menenangkan pikiran anda. Jangan memilih musik yang cepat dan keras karena mereka dapat menjadi kontraproduktif.
Berjalan selama beberapa menit
Luangkan waktu untuk berjalan selama beberapa menit dengan jarak waktu 30 menit setelah selesai makan. Hal tersebut dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih stabil, yang secara efektif dapat menyerap energi dan memberikan lebih banyak nutrisi bagi tubuh. Jalan kaki ini harus dikombinasikan dengan latihan pernafasan secara teratur. Jika Anda menjalani rutinitas ini dalam jangka panjang, kesehatan Anda akan meningkat secara signifikan.